Showing posts with label spare part motor. Show all posts
Showing posts with label spare part motor. Show all posts

Tips Usir Suara Berisik di Mesin Supra X125 Helm in


Anda mungkin heran dengan suara mesin Honda Supra X125 Helm in yang anda tunggangi, akhir-akhir ini terdengar suara berisik seperti gesekan logam. Kemracak gitu suaranya.


Ada beberapa kemungkinan, tapi biasanya Supra X125 Helm in setelah pemakaian 20 ribu km ketengnya mulai aus. Sebagai info, keteng Supra X125 Helm in pakai pengencang berupa roll yang didorong push rod dan ada guide di tengah, seperti yang dipakai mesin generasi C100 seperti Honda Grand. Beda dengan Supra X125 biasa yang pakai pengencang berupa bilah.

Keteng aus cirinya timbul suara berisik seperti gesekan. Ini terjadi lantaran keteng atau rantai mesin aus sehingga mengendur. Makin parah roll ketengnya juga pasti ikut aus. Kalau suaranya tek-tek-tek dan makin sering kalau digas biasanya yang kena setang seher.

Nah efeknya karena keteng mengendur ditambah roll aus maka akan timbul suara berisik. Untuk menghilangkan suara berisik tentu harus ganti keteng termasuk roll atau cam chain guide-nya. Jangan khawatir, harganya cukup terjangkau. Di pasaran dijual Rp 31.000 untuk keteng, cam chain guide yang besar Rp 8.000  dan yang kecil Rp 7.000. Jasa pemasangan sekitar Rp 35.000.

Tips Atasi Malfunction Indicator yang Menyala pada V-ixion

Pemakai Yamaha V-ixion terkadang dibuat bingung oleh lampu indikator kerusakaan di spidometer (Malfunction Indicator Lamp). Lampu ini, terus berkedip selama motor berjalan. Sebenarnya tak usah bingung. Sebab bisa jadi, kondisi itu dikarenakan thermostat yang alami keausan atau trouble.

Thermostat yang sudah rusak, akan membuat lampu menyala dengan rentang waktu selama 5 detik. Lampu indikator ini akan terus berkedip selama mesin menyala.

Menurutnya, kondisi kerusakan thermostat bisa disebabkan dari kelalaian mengisi cairan radiator. Karena telat, suhu mesin terus melonjak. Jika kondisi seperti ini terus diabiarkan, lama-kelamaan thermostat yang berfungsi mengukur suhu engine pun alami keausan.

Sebenarnya kalau belum terlalu parah, biasanya bagian ujung thermostat cukup dilap pakai cairan alkohol. Terkadang, melalui cara ini saja sudah membuat thermostat bisa dipakai lagi.


Tetapi, kalau sudah tempuh langkah di atas tapi tidak ampuh, jalan keluarnya harus ganti part baru. Thermostat buat V-ixion dijual sekitar Rp 100 ribuan. 

Menggantinya juga mudah kok. Tinggal lepaskan thermostat pakai kunci 17 saja. Lalu pasang yang baru.

Memasangnya, kebalikan dari membuka. Jangan lupa juga untuk memasang soket sensor dibagian ujung atas thermostart. Terakhir, jangan lupa juga untuk terus memantau kondisi cairan pendingin di radiator.  

Trik Memilih Karburator Seken buat Motor

Jika ragu dengan kualitas karburator variasi dan mahalnya karburator asli, bisa kok pilih alternatif lain dengan beli karburator seken atau copotan. Berikut tips pilih karburator seken:

CEK JARUM BERIKUT SKEP

Tengok bagian dalam. Disini yang perlu diperhatikan kondisi piston dan jarum skep. Bila sudah baret, bisa memicu naik-turunnya skep enggak lancar.

Juga cek kelurusan jarum skep. Sebab jarum skep berfungsi memancarkan bahan bakar waktu motor di gas dan besarnya diatur oleh terangkatnya jarum skep ini.

Kondisi jarum pelampung rusak bisa bikin karburator sering banjir. Sebab jarum pelampung berfungsi mengatur masuknya bensin dari tangki ke mangkuk karbu.

Juga Pastikan kondisi pelampung. Pelampung punya tugas mendongkrak posisi jarum agar rapat menutup lubang. Aliran bensin dari tangki pun dibendung.

Agar tidak salah beli, lihat keduanya. Bisa dicek kondisinya dengan cara meniup lubang aliran bensin dan ditahan jarum dengan cara mengangkat pelampungya. Kalau angin tembus, bensin pun bocor.

FISIK KARBURATOR

Pastikan fungsi dan kondisi fisik karburator dengan cara mengcek ulir setelan gas dan angin agar motor bisa langsam. Juga sekrup trhottle screw yang berfungsi menyetel posisi skep.

Cek lubang venturi, hindari membeli yang sudah direamer. Pastikan juga baut mangkuk karbu dan keran bensin, apakah masih bagus. 

Lubang pilot dan main-jet harus berfungsi normal dan ulirnya masih bagus. Sebab jika ulirnya dol, main-jet dan slow jet tidak bisa dipasang. Jika spuyer dimasukkan ke rumahnya terasa longgar, berarti kondisinya sudah tidak bagus.

KARBURATOR KW2

Karbu KW2 sebutan karburator non orisinaldan kerap dijajakan dengan harga miring. Mutunya paling rendah dan jika diaplikasikan ke motor pasti aneh juga susah diseting.

Untuk mengenali ciri karburator ini, biasanya bahannya lebih enteng, gak ada part number dan lebih terang.

Mengenal Cara Kerja Fitur Safety di Motor

Beberapa pabrikan motor sekarang memanjakan konsumennya dengan fitur berlebih. Menariknya, fitur yang dihadirkan ini tak sekadar menambah apik keseluruhan pacuan. Tapi, juga membuat pemilik dan pengendara juga lebih aman dan nyaman.

Tak salah kalau seluruh biker berharap kalau fitur seperti ini harusnya jadi peranti wajib di motor kedepannya. Sehingga, kondisi ini bisa memicu atau menekan angka kecelakan bermotor juga. Jadi, tak hanya bicara soal pacuan kelas menengah saja yang punya fitur-fitur ini. Tapi seluruh motor. Mari simak cara kerjanya.

1. SWITCH KOPLING

Untuk di motor sport, salah satu fitur safety yang diterapkan adalah switch kopling. Hadirnya fitur ini, membuat mesin tak bisa dihidupkan lewat electric starter ketika gigi transmisi dalam posisi ‘masuk’. Jadi, motor jauh dari ‘loncat’ ketika elektrik starter ditekan. Ketika dalam posisi gigi masuk, untuk menghidupkannya, maka pengendara kudu menarik tuas kopling terlebih dulu. Barulah mesin bisa hidup.
Cara kerjanya, Ketika posisi gigi netral, maka switch kopling akan mendapat massa dari witch netral. Tetapi ketika gigi masuk, maka pengendara harus menarik tuas kopling. Karena pada saat itu, aliran listrik bisa mengalir ke massa melalui kopling.

2. SWITCH STANDAR SAMPING

Boleh dibilang hampir semua skubek yang beredar di Tanah Air mengaplikasi perangkat switch standar samping. Perannya, cukup fital. Sebab tak sedikit dari pengendara yang lupa buat menaikkan standar samping sebelum berjalan. Padahal, akibatnya bisa fatal tuh.
Cara kerjanya, ambil contoh di skubek Yamaha. Ketika kontak ON, buat motor yang belum aplikasi part ini, maka listrik akan mengalir ke ECU/ ECM dan relay starter. Tapi, di motor yang sudah aplikasi, maka ada tambahan relay starter. Arus akan masuk lagi ke relay kedua yang terkoneksi dengan switch standar dan ECU.
Ketika standar terpasang, maka arus akan terputus. Dan arus dari relay akan mengalir ke ECU untuk memberikan informasi kalau standar terapasang. Akibatnya, ECU akan memutus listrik dan injeksi ke ruang bakar. Standar menyangga juga bisa dipantau melalui lampu indikator (Mal-Function Indicator Lamp) di panel spidometer melalui kedipan.

3. SENSOR KEMIRINGAN

Beberapa motor injeksi mengaplikasi perangkat sensor kemiringan. Hanya saja, sebutannya kadang berbeda di tiap pabrikan motor. Honda menyebutnya, Bank Angle Sensor. Tapi, Yamaha, juluki Lean Angle Sensor.
Ketika motor sentuh kemiringan 65º, maka sensor akan berikan informasi berupa sinyal elektrik ke ECU untuk mematikan kinerja fuel pump, injektor dan ignition coil. Dalam part sensor ini, terdapat IC, latch-up circuit dan pendulum. Ketika pendulum menutupi IC dan latch-up circuit, maka sensor akan mengirim sinyal ke ECU/ ECM buat memutus kinerja part diatas tadi.

4. REM PARKIR

Tentunya, fitur ini bermanfaat lebih ketika pengendara skubek berada di jalan posisi menanjak. Baik itu ketika berada di traffic light atau ketika parkir. Tak seperti motor yang aplikasi gigi transmisi, maka ketika parkir, motor tak bisa dimasukan gigi agar roda mengunci.
Maka itu, pabrikan melengkapi dengan fitur ini. Sehingga, motor tetap aman diparkir di kondisi jalan menanjak. Cara kerjanya, setelah tuas rem belakang ditarik, ada yang model tombol ditekan ke bawah atau pakai tuas tambahan.

5. JALU SETANG

Selain berfungsi buat meredam getaran berlebih di setang, jalu juga bisa berfungsi sebagai penahan motor ketika jatuh. Terutama di sisi bagian grip gas. Sehingga, grip gas tak langsung menekan aspal ketika terjatuh. Biasanya, jalu ini juga kerap diaplikasi oleh motor yang tak mengaplikasi bank angle/lean angle sensor.

Mengenal Cara Kerja dan Problem Cuk pada Motor

Pada sepeda motor, cuk berfungsi untuk memperkaya campuran bahan bakar sehingga kendaraan lebih mudah dihidupkan terutama pada pagi hari atau pada saat mesin masih dingin.

Ada dua tipe cuk yang digunakan pada motor. Yaitu cuk yang bekerja dengan cara mengurangi udara yang masuk ke karburator dan cuk yang bekerja dengan cara menambah pasokan bahan bakar yang dialirkan ke ruang bakar. Tapi, pada prinsipnya semuanya untuk memperkaya campuran.

Model cuk yang mengurangi suplai udara, bekerja dengan menutup lubang venturi pada karburator. Tidak begitu mengalami masalah asalkan pegas pengembali bekerja dengan baik. Cuk macam ini kebanyakan dipakai di karburator Keihin.

Tapi, pada tipe cuk yang bekerja dengan cara menambah bahan bakar yang masuk ke ruang bakar berbeda. Cuk model ini kebanyakan dipakai Mikuni. Seperti pada kebanyakan motor Suzuki dan Yamaha rawan terjadi kebocoran. Dan jika hal itu terjadi maka motor tidak akan bisa stasioner atau langsam. Juga yang pasti bahan bakar akan menjadi lebih boros.

Kebocoran bisa terjadi disebabkan karena pembongkaran dan pemasangan yang tidak rapat, sehingga memungkinkan udara bisa masuk. Untuk mengatasinya, kita bisa melapisinya dengan selotip.

Caranya cuk kita dilepas terlebih dahulu. Selanjutnya kita bersihkan. Berikutnya pada derat baut cuk berikan selotip dengan arah berlawanan dengan arah pengencangan. Tujuannya biar saat pemasangan cuk pada karburator bisa rapat dan tidak ada kebocoran.

Penggunaan solatip itu disamping mencegah udara masuk juga berfungsi mencegah air nyelonong jika karet yang menutupinya sudah rusak. Solatip macam ini banyak dijual di toko bangunan. Biasanya dipakai untuk pasang keran air.

Trik Ganti Gir Agar Performa Motor Meningkat

Untuk mengatur power mesin, paling mudah diatur lewat gir atau sproket rantai. Mau bertenaga di putaran mesin rendah atau rpm atas. Tidak perlu mekanik ahli untuk melakukannnya. Biker awam atau mekanik pinggir jalan pasti bisa.

Seperti biker yang tinggal di pinggir pantai dengan trek lurus yang datar dan panjang. Akan memilih setingan motornya agar mampu mencapai top speed tinggi. Supaya cepat sampai di tujuan.

Akan berbeda dengan pengendara yang tinggal di daerah pegunungan. Jalanan didominasi tanjakan. Butuh motor dengan seting mesin yang mudah melahap tanjakan yang curam.

Dua karakter alam yang berbeda itu butuh seting mesin yang berlainan. Dan yang paling mudah dilakukan lewat pemilihan gir. Tidak perlu obok-obok mesin, namun power mesin sudah bisa digapai.

Seperti pemilik yang tinggal di pegunungan misalnya supaya kuat diajak nanjak bisa diakali dengan mengganti gir belakang dengan ukuran lebih besar. Standarnya memiliki gir belakang 42 mata. Supaya tarikan lebih ringan dan kuat nanjak bisa aplikasi  yang 44 mata.

Begitupun sebaliknya,  jalanannya lurus dan datar, supaya top speed lebih dapat bisa aplikasi gir belakang  yang hanya 40 mata.

Dalam urusan gonta-ganti gir ini ada istilah dibuat ringan atau berat. Seperti aplikasi gir belakang besar dikatakan lebih ringan. Sedangkan pemakaian gir belakang kecil disebut dengan istilah dibuat berat. 

Berat atau ringan adalah reduksi atau hasil dari perbadingan atau pembagian. Jumlah mata gir belakang dibagi jumlah mata gir depan.

Sebagai contoh standar gir depan 14 dan gir belakang 42. Kemudian gir belakang diganti jadi 40 atau 44.

Yuk dihitung:
Gir standar 42 = 42/14 = 3,0
Gir belakang 40 = 40/14 = 2,86
Gir belakang 44 = 44/14 = 3,14

Dari situ ketahuan. Kalau gir mau dibuat ringan, aplikasi gir belakang besar. Hasil pembagiannya jadi besar. Sebaliknya jika gir mau dibuat lebih berat, hasil pembagiannya kecil. Cocok untuk mengejar top-speed.

Dalam pemilihan gir ringan dan berat sebenarnya bagi pemakai motor harian juga ada hubungan dengan pemakain roda. Misalnya pelek dan ban sudah aplikasi lebih besar yang menyebabkan akselerasi jadi berat, silakan pakai gir besar supaya tarikan ringan.

Namun dalam aplikasi atau pemilihan final gir juga perlu tahu beberapa hal. Seperti jumlah mata gir, posisi lubang baut di gir serta ukuran rantai yang digunakan. Misalnya gir untuk rantai 520 tidak bisa menggunakan rantai ukuran 415.

Tips Atasi Engkol Motor yang Tidak Mau Balik

Bagi sebagian orang mungkin pernah mengalami yang namanya menginjak kick starter (engkol) tapi setelah diinjak kick starter tidak balik lagi ke posisi semula dan malah diam di bawah. Kejadian ini biasanya sering terjadi pada sepeda motor yang umurnya lebih dari 3 tahun. 

Hal tersebut terjadi karena per pada starternya sudah kekurangan cairan pelumas sehingga saat diinjak pedalnya tidak bisa balik lagi ke atas dan harus kita naikkan sendiri.

Jika Anda mengalami hal tersebut tidak perlu beranggapan kalau bakal rusak parah. Jika kick starter diinjak tidak mau balik lagi ke posisi semula solusinya hanya mengoleskan pelumas ke bagian per starter.

Kasih pelumas atau gemuk saja lagi di per starternya. Itu terjadi biasanya karena gemuknya sudah mulai habis atau kering. 

Lain ceritanya dengan kick starter yang ngelos atau ngempos saat diijak. Sewaktu menghidupkan mesin kick starter sering ngelos itu disebabkan oleh klep dan ring seher yang sudah rusak.

Biasanya terjadi pada motor yang usianya diatas 3 tahun. Kita injak terus kick starternya tapi mesin tidak mau nyala. Itu biasanya di klep dan ring seher yang sudah rusak. Jika klep dan ring seher sudah mulai rusak tidak ada cara lain selain diganti baru.

Meski jaman sekarang semua motor sudah dilengkapi electric starter jangan melupakan kick starter. Sesekali harus tetap menggunakan kick starter agar gemuk atau pelumas tidak cepat kering.

Perhatikan Hal Ini saat Ganti Oli Mesin

Fungsi oli sebagai pendingin, pelindung dari karat dan pembersih. Pelumas juga dapat menutup pori-pori komponen. Sehingga gesekan antar part di dalam mesin lebih halus serta mudah mencapai suhu kerja ideal.

Punya fungsi yang extreme, tentu pelumas tidak bisa kerja sendiri. Agar kualitasnya terjaga, perlu komponen pendukung berupa filter. Juga perawatan berkala. Nah, biar tidak ada kendala, berikut  cara-cara sederhana yang bisa menghindari penurunan kualitas oli.

Ganti Selagi Hangat
Ganti oli bagusnya ketika mesin panas atau tunggu dingin? Ada yang bilang lebih baik ketika dingin untuk menghindari baut slek. Ada juga yang bilang, bagus pada saat mesin panas. Pasalnya oli masih encer, sehingga memungkinkan pelumas mudah mengalir. Baiknya dilakukan saat mesin masih hangat kuku. Bukan lagi panas. Kalau masih hangat, oli masih encer dan lebih mudah ditekan keluar mengunakan udara kompresor.  Dan baut kembali ditutup jika mesin sudah dingin.

Lebih Baik Ganti Filter Oil
Agar kualitas tetap baik dan bersirkulasi benar, mesin motor bebek, sport atau skubek sudah dilengkapi filter oli. Tugasnya menyaring geram atau kotoran di pelumas agar tidak ikut bersirkulasi. Ada 2 jenis filter oli, yaitu tipe kertas dan kawat kasa. Kawat kasa dibersihkan tiap 9 bulan. Di motor baru, filter tipe kertas baiknya ganti setelah 1 bulan pakai. Penggantian berikutnya setelah 9 bulan atau 3 kali servis rutin.

Servis Filter Sentrifugal
Di motor-motor baru, saringan oli yang biasa dibersihkan tipe kertas. Tapi, di tunggangan model lama macam Honda Tiger atau Shogun 110, masih pakai filter oli sentrifugal, waktu perawatannya lama, yaitu sekitar 9 bulan. Dikerjakan pada saat membersihkan bak oli. Peranti ini terpasang di bak mesin kanan atau dekat gir primer. Filter sentrifugal lebih sering menyaring geram-geram lebih halus. Makanya untuk membersihkan kotorannya tidak terlalu sering dan bisa dibilang cukup lama.

Baut Magnet lebih meyakinkan lagi
Masih belum yakin kinerja oli filter yang sejak dulu dilengkapi pabrikan motor, pemilik tunggangan bisa saja memanfaatkan baut bermagnet. Dipasang di lubang buang oli, punya fungsi menangkap geram-geram yang tidak ikut tersaring oli filter. Sehingga rasa khawatir serbuk besi menutupi filter dan lubang aliran sirkulasi bisa diredam. .

Panduan Setting Motor Agar Tetap Fit Di Musim Hujan

Memasuki musim hujan, konsumsi BBM motor kesayangan terasa lebih boros. Ditambah lagi, saat memanaskan mesin di pagi hari, sulit diajak langsam (stasioner) meski tuas choke sudah ditarik. Ada apa gerangan? Padahal rutin melakukan perawatan mesin.

Sangat mungkin setting mesin tak lagi sesuai sama suhu yang cenderung lebih dingin. Curah hujan tinggi bikin volume udara lebih padat dan suhu kerja mesin ideal sulit dicapai. Perlu dikalibrasi ulang untuk penyesuaian.

Beberapa bagian mesin yang selama ini perlu penyetelan seperti celah klep, celah busi, udara karburator hingga tekanan angin ban perlu diadjust untuk mengantisipasi suhu dingin dari biasanya. Makanya, pabrikan sengaja memberi rentang untuk setelan klep antara 0,04-0,08 mm. 

Pemilik motor sudah sepantasnya menyesuaikan setelan motor untuk efisiensi dan performa terbaik. Termasuk di dalamnya menentukan oktan bahan bakar yang ideal untuk aplikasi sehari-hari. Volume udara yang lebih padat, menuntut suplai bahan bakar yang lebih sedikit ketimbang saat cuaca panas. 

Ini karena proses combustion (pengabutan) bisa dilakukan dengan sempurna hanya dengan suplai bahan bakar yang lebih minim dan oktan lebih tinggi. Membuat bahan bakar menjadi ideal bisa dilakukan dengan banyak cara.

Langkah pertama, setel ulang kerenggangan pelatuk klep (celah klep). Bila selama ini disetel 0,04-0,06 mm, bisa dibuat lebih renggang. Semakin kecil bukaan klep, kian minim debit bensin yang masuk ruang bakar.

Celah busi juga bisa dibuat lebih rapat untuk menghasilkan api yang tetap tebal pada putaran atas. Selain dari torsi motor bertambah, pembakaran dengan volume udara yang lebih padat bisa lebih sempurna. Bila tadinya memakai setelan celah busi 0,75-0,80 mm, kini bisa dirapatkan dengan kerenggangan 0,60 mm.

Selanjutnya, setel ulang pengabutan dengan memutar baut setelan angin karburator. Biasanya, setelah melakukan beberapa penyesuaian di atas, setelan angin ikut berubah. Pastikan filter udara dan filter bensin dalam kondisi bersih untuk hasil penyetelan terbaik.

Cara Mudah Atasi Indikator Bensin yang Bermasalah

Seringkali para bikers ‘dikerjai’ indikator bensin yang bermasalah. Kondisi bensin di tangki sudah tak aktual alias bensin kosong, diinfokan penuh.

Perlu diketahui dulu cara kerja dari indikator bensin ini. Indikator bekerja berdasarkan variabel resitor yang ada di dalam tangki. Variabel resistor digerakkan pelampung yang mengikuti tinggi-rendah permukaan bensin di dalam tangki. 

Sebenarnya, indikator bensin digital atau yang model jarum, prinsip kerjanya sama. Kerusakan, biasanya pada kontak variabel resistornya yang ada di dalam tangki.

Variabel resistor jadi rawan rusak karena seringnya terjadi gesekan. Sehingga, disitu akan terjadi keausan. Selain itu variabel resistor akan rawan terhadap kotoran, karena jeleknya kualitas bahan bakar yang dipakai.

Langsung saja, inilah langkah mengatasi indikator bensin yang ngaco. Pertama, lepaskan variabel resistor indikator bensin yang ada di tangki. Caranya, lepaskan pelat pemegang unit variabel resistor indikator bensin dari tangki. 

Selanjutnya lepas juga konektor kabelnya. Jika punya multi-tester, bisa diketahui langsung keausannya dengan mengukur hambatan yang dihasilkan dari pergerakan pelampung.

Saat pelampung digerakkan ke atas, berarti posisi ini dimana bahan bakar yang ada di tangki penuh. Karena, hambatannya kecil. Begitupun saat digerakkan ke bawah, berarti posisi tangki kosong karena hambatannya besar.

Mengatasinya, bisa semprot kontak variabel resistor pakai cairan pembersih kerak. Sambil disemprotkan, gerakkan pelampung hingga kotoran yang menempel di kontak bisa terangkat dan lepas.

Jika kontak sudah melebar yang menyebabkan persinggungan sudah tidak sempurna, bisa sedikit menekan ke dalam lengan pelampung sehingga persinggungan kembali sempurna.

Isyarat-Isyarat Biasa Dipakai Biker Saat Turing


Turing naik motor bergerombol memang menyenangkan. Apalagi bersama teman-teman dekat atau komunitas tongkrongan. Namun di balik kesenangan tersebut terkadang bahaya suka mengancam.

Pasalnya, musuh di jalanan beragam. Bukan cuma mobil, truk, bus atau motor lain. Melainkan juga jalan rusak, marka darurat bahkan peminta sumbangan yang kerap memakan lajur jalan. Meleng sedikit saja, bukan cuma satu nyawa yang bakal terancam. Tapi juga peserta turing lainnya.


Mungkin buat rombongan yang ada di depan, masih bisa menghindari rintangan-rintangan tadi. Namun untuk rider di deretan tengah dan belakang belum tentu bisa cepat sigap menghadapinya. Apalagi bila sampai ada yang berhenti mendadak. Sebab umumnya saat jalan beramai-ramai (biasanya kerap dilakukan anak klub), antara motor satu dengan lainnya jaraknya dekat-dekat.

Makanya kemudian muncul simbol-simbol atau kode turing sebagai isyarat untuk menanggulangi kondisi-kondisi seperti tadi. Ada pun isyarat-isyarat tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Tangan kiri diangkat ke atas dan dikepal artinya berhenti. 

2. Tangan kiri mengacungkan 1 atau 2 jari = rombongan diminta bikin 1 barisan (1 jari telunjuk) atau 2 baris (2 jari).

3. Kaki kiri atau kaki kanan turun salah satu = ada jalanan berlubang atau ada benda yang mengganggu di sebelah kiri atau kanan (posisi rintangan tergantung kaki mana yang diturunkan).

4. Kedua kaki diturunkan = ada jalan rusak di kiri-kanan, polisi tidur atau ada sambungan jalan. Rombongan disarankan menurunkan kecepatan dan berhati-hati.

5. Jari tangan kiri menunjuk arah = arah tujukan jari ke kiri tandanya aba-aba belok kiri. Kalau kanan artinya belok kanan.

6. Tangan kiri diangkat, lalu dikepal dan kemudian kelima jari dibuka secara berulang-ulang = hati-hati dan kurangi kecepatan.

7. Tangan dikepalkan terus dilambaikan ke kiri = rombongan diharap berhenti untuk menepi.

8. Dan lain sebagainya.

Soal kode ini di Amerika punya literaturnya. Karena orang-orang di sana hobi sekali turing bergerombol. Terutama anak-anak Harley-Davidson. Tapi di negara lain, termasuk di Jepang atau bahkan di Indonesia sendiri sebenarnya kode turing tersebut tidak ada regulasinya. Hanya jadi kesepakatan di antara anak-anak klub saja. 

Mengenal Kelebihan Aki Lithium

Bukan hanya terdapat pada gadget, teknologi lithium pun kini merambah ke aki sepeda motor. Beberapa merek sudah beredar di pasar spare part lokal. Ini merupakan baterai ultra ringan, bobotnya hanya seperlima dari baterai umum lead-acid. Dengan segala teknologinya, aki ini diklaim minim perawatan dan ramah lingkungan karena tidak menggunakan cairan acid. 


Aki jenis ini punya banyak keunggulan. Salah satunya karena dimensinya yang lebih kecil. Untuk modifikator yang hendak menyembunyikan posisi aki, atau keperluan balap yang membutuhkan aki dengan bobot lebih ringan bisa menggunakan aki jenis ini.


Meski kecil, aki lithium juga punya kekuatan yang enggak boleh dianggap remeh. Daya CCA (Cold Cranking Ampere) atau tenaga awal aki untuk melakukan starter cukup mampu digunakan pada motor berkapasitas mesin besar.

Tapi perlu diingat, tidak semua aki lithium punya CCA besar. Beberapa tipe aki lithium yang hanya memiliki spesifikasi ampere kecil tidak bisa digunakan untuk starter, untuk kapasitas 1,1 Ah enggak bisa untuk starter. Sedang untuk kapasitas 2,6 Ah dan 5,2 Ah baru bisa.

Meski kecil cuma 1,1 Ah, tapi buat balap enggak ada masalah. Biasanya memang digunakan pada motor yang sudah menggunakan pengapian tipe total loss.

Fitur lain adalah, ada beberapa merek aki lithium yang sudah dilengkapi dengan eeprom (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory) yaitu komponen elektronik yang berfungsi untuk menyimpan data, serial number, tanggal pembelian sampai riwayat aki mampu direkam, 

Aki lithium bisa dipakai secara plug n play tanpa ubahan apapun dan tidak perlu dicas sebelum dipakai. Tapi, tetap bisa di charge ulang. Dari segi harga, aki lithium memang tidak tergolong murah. Harganya berkisar Rp 1,5 juta sampai Rp 4 juta. Tapi punya banyak kelebihan.

Deteksi Penyakit yang sering Hinggap di Karburator Motor

Seiring usia pakai, kondisi karburator enggak fit kerap terjadi. Namun kerusakannya ada yang bisa diperbaiki atau harus beli baru. Agar kondisinya tetap sempurna, mari ditelusuri apa penyakit yang kerap meradang di karbu.

Pertama, jika skep macet di badan karbu dan susah turun biasanya tekanan mur ke intake manifold terlalu kencang hingga rumah skep ketarik. Buat antisiapasi, coba pakai ampelas halus gosok sisi depan-belakang rumah skep sampai skep bisa naik- turun lancar. Tapi, kalau skep oblak biasanya langsam jadi tak stabil akibat ada udara palsu menyusup.

Begitupun jika lubang karbu yang ke intake melengkung, rpm pasti susah langsam karena terjadi kebocoran. Siasatinya, gunakan kikir datar dan ampelas untuk ratakan sisi yang tak lurus.

Nosel oblak berefek ke semburan bensin tak konstan dan rpm lambat naik. Karbu buatan Mikuni, silakan tebus nosel dan jarum skep anyar. Pemakai Keihin rada pusing karena komponen karbu orisinal tak dijual bebas. Pilihannya ganti karbu baru atau bisa pakai carburator repair kit non orisinal.

Jika bensin menetes kasusnya karena jarum pelampung nggak pas di dudukannya. Coba ganti jarum pelampung atau gunakan tips pakai bor 3 mm yang putar perlahan ke dasar dudukan jarum pelampung.

Trik Atasi Lampu Depan Motor yang Sering Mati

Belakangan ini semua motor wajib menyalakan lampu di siang hari. Itu sudah pasti lampu motor nyala terus siang dan malam. Pemilik motor mungkin sudah pernah mengalami kalau lampu depan motornya sering mati.

Lampu motor yang sering mati dalam jangka waktu yang tidak wajar itu diakibatkan oleh fitting yang sudah mulai rusak sehingga dapat mempengaruhi kinerja bohlam.

Fitting tersebut, diantara komponennya sudah ada yang mulai rusak atau meleleh sehingga bagian yang rusak atau meleleh tadi mempengaruhi ke bohlam dan bagian bohlam juga ada yang terkena lelehan dari salah satu bagian di fitting.

Kalau sudah seperti itu tidak bisa diakalin lagi, sebaiknya segera mengganti fitting tersebut dengan yang baru. Ingat kalau diganti juga usahakan yang orisinil jangan yang bajakan. Karena tetap tidak akan awet dan bohlam akan cepat putus. Beda harganya juga enggak jauh-jauh amat. 

Trik Atasi Lampu Belakang Motor yang Redup

Penyebab lampu belakang enggak terang bisa disebabkan beberapa hal. Maka untuk mendeteksinya, bisa dimulai dari bagian aki. Pasokan listrik  yang sudah gak stabil bisa bikin lampu belakang temaram. Nah solusinya, periksa tegangan aki dengan alat avometer.

Avometer dipakai untuk melihat tegangan listrik yang ada pada sumber listrik motor atau aki. Tegangan yang sesuai dan ideal yakni berkisar 12-12,3 Volt. Kalau kurang dari itu, tandanya aki harus dicharge. Dan jangan lupa bersihkan juga bagian konektornya dari kerak oksidasi.

Bagian lain, seperti kabel lampu juga bisa jadi biang kerok. Cek semua kabel yang berhubungan denga lampu belakang. Mungkin ada sambungan kabel yang bikin arus utama dari aki ke lampu belakang terganggu.

Masih remang-remang juga? Kalo gitu cek pemicu lainnya! Hal yang dimaksud adalah bagian soket-soket kabel yang mengarah ke lampu belakang. Soket yang longgar bisa bikin arus tak stabil yang akhirnya bikin lampu belakang redup 

Pastikan semua soket terpasang dengan benar dan kencang. Selain itu, mumpung soket lagi ‘dibedel’, sekalian saja bersihkan pakai cairan penetran yang banyak tersedia di pasaran.

Cek juga bagian fitting lampu belakang pada rumah bohlam. Mungkin di saat pemasangan bohlam, peranti tersebut dipasang dengan posisi yang salah. Ini biasa terjadi kalau saat pemasangan bohlam diputar salah arah.

Fitting lampu juga bisa dicek pakai avometer. Kalau berkarat, tinggal bersihkan pakai ampelas halus dan semprot cairan penetran.

Solusi Bagi Motor yang Rem Belakangnya Mengunci

Banjir selain merugikan secara material juga menimbulkan banyak cerita. Salah satunya cerita kendaraan yang mogok baik itu mobil maupun motor.

Meski pengendara motor yang berhasil menerjang banjir kemudian motornya tidak mogok pasti ada salah satu komponen yang rusak atau Anda merasa ada yang beda saat menunggangi motor itu. Salah satunya rem belakang yang mengunci.

Kalau sudah seperti itu bahaya juga lho karena saat  akan melakukan pengereman, rem belakang motor tidak berfungsi dengan baik, bisa-bisa  nabrak atau bisa jadi jatuh karena rem tidak berfungsi normal.

Kalau rem belakang nge-lock saat terkena banjir itu memang pasti terjadi. Karena kampas rem terkena air sehingga menjadi lembab yang akhirnya rem jadi mengunci.

Solusinya ketika rem belakang mengunci bisa dilakukan dengan cara mendiamkannya saja atau mengejut-ngejut rem sesekali ketika jalan.

Dengan mendiamkan atau mengejut-ngejutkan kampas rem yang lembab akibat terkena air menjadi panas kembali sehingga lama kelamaan kampas rem akan menjadi normal.

Didiamkan itu bukan berarti motor tidak dipakai. Jalankan motor kalau tidak mau dikejut-kejut ya dibawa jalan saja. Jarak 1 atau 2 km pasti rem sudah normal karena kampas sudah mulai panas lagi dan lembab karena air itu akan ilang sendiri.

Lain lagi kalau dikejut-kejut. Itu fungsinya akan lebih cepat karena kampas jadi lebih cepat panas atau lembab cepat hilang. Jadi tergantung dari yang punya motor. Mau didiamkan dengan jarak 1 sampai 2 km atau pilih dikejut-kejut secara perlahan. Itu saja sudah cukup.

Yuk Kenali Kapan Motor Perlu Di Tune Up

Sepeda motor yang setiap hari dipakai pasti mengalami pergeseran fungsi atau setelan berubah. Entah karena getaran atau karena mengalami keausan onderdil tertentu. Sehingga perlu disetel ulang/tune up untuk memulihkan kondisi tunggangan seperti semula. Biar enggak salah deteksi, berikut akan dibeberkan beberapa indikasi yang mesti diperhatikan. 

1. Sesuai standar pabrik 
Sesuai anjuran pabrikan, tiap 2.000 Km besutan harus tune up. Biar ditunggangi lebih enak dan nyaman. Lebih bagusnya tiap tune up sekalian ganti oli. 

2. Suara mesin kasar 
Mesin kasar biasanya berasal dari setelan klep yang sudah kendur, rantai keteng yang mulai aus dan kendur, serta oli mesin yang sudah jelek/terlalu encer. 

3. Motor tidak mau stasioner/langsam 
Ini terjadi akibat karburator kotor dan setelannya sudah berubah. Juga karena letikan busi yang sudah jelek. Meski setelan karburator bagus, tapi kalau businya jelek akibatnya stasioner juga tidak bagus. 

4. Mesin brebet saat putaran menengah dan putaran atas 
Ini juga akibat karburator kotor dan busi jelek 

5. Konsumsi BBM boros dan keluar asap hitam dari knalpot 
Lantaran filter udara kotor, mengakibatkan suplai udara ke ruang bakar tidak lancar. Akibatnya campuran udara dan bensin tidak tepat. Banyak bensin yang terbuang lewat knalpot dan berwarna hitam. 

6. Tarikan berat 
Setelan klep yang mulai agak rapat akibat memuai, ditarikan awal besutan lebih berat dan lambat, tapi putaran atas kencang. Kebalikannya, bila klep longgar/kendur, tarikan awal lebih enteng. Tapi di putaran atas terasa agak berat. 

7. Saat pagi susah hidup 
Ini akibat karburator kotor, busi kotor dan setelan klep berubah. 

8. Getaran mesin tinggi 
Ini disebabkan setelan karburator tidak pas atau terlalu besar, setelan klep tidak pas dan baut mounting mulai kendur. 

9. Oper gigi keras/susah 
Lantaran setelan kopling tidak pas/berubah, pengoperan gigi terasa lebih keras. Tarikan awal agak nahan. Pada putaran akak tinggi motor baru mau lari. 

Tips Akali Kekerasan Suspensi Depan

Seting suspensi depan tak boleh asal, meskipun ada 4 langkah yang biasa dilakukan. Pertama tambah oli sokbreker, kecilin liang suling, ganti per keras atau ganjal per pakai ring (washer).

Tambah oli sok depan ada batasnya. Maksimal 5 cc dari standar. Lebih dari itu bikin ruang kosong di tabung sok menyempit. Efeknya, saat dapat tekanan, cairan yang mestinya pindah ke ruang lain jadi tak bisa. Jadi, kayak suspensi mati. Tapi, pabrikan melarang ganti oli sok SAE-10 dengan oli lain lantaran kekentalannya beda. Jika terlalu kental akan sulit lewat lubang suling dan berakibat sok jadi limbung.

Berikutnya kecilin lubang suling buat nahan derasnya aliran oli sok. Ini biasa dilakukan di motor balap, efeknya bisa bikin pantulan atau rebound lebih lambat. Tapi, pekerjaan ini butuh ketelitian dan bantuan tukang las. Sebab jika lubang terlalu kecil, oli malah enggak ngalir.

Ganti per. Tapi, panjang per pengganti kudu sama, biar tak menekuk pas dipasang. Sedang kian banyak ulir rapat, maka per lebih keras. Contoh, Vario bisa pakai per sok depan Karisma atau Supra X. Panjang sama tapi per lebih keras.

Terakhir, ganjal ring. Meski tak terlalu disarankan, namun bisa dilakukan dengan syarat. Yaitu, pakai ring (washer) orisinal yang tak mudah terkikis. Sebab gram-gramannya bisa menyumbat lubang suling bahkan bisa merusak sil dan as sok.

Kenali Istilah-Istilah Pelumas Motor


Setidaknya puluhan merek oli yang hadir menyerbu pasar. Tidak sedikit dari bikers yang dibuat bingung dengan kehadiran pelumas itu. Produk seperti apakah yang kiranya pas dan sesuai dengan kebutuhan motor kesayangannya. Terutama, bagi mereka yang awam dengan spesifikasi pelumas. Maka itu, produsen pelumas yang baik selalu mencantumkan spesifikasi pelumas yang dimilikinya itu di kemasan.

Berikut istilah-istilah pelumas motor yang biasa tertera pada kemasannya:

API SERVICE
American Petroleum Institute merupakan kepanjangan dari API. Ini adalah satu satu badan standarisasi Amerika terhadap pelumas mesin. Untuk di Indonesia, standarisasi pelumas otomotif merujuk ke API atau proses standar ASTM (American Standard Technique Method). API sendiri memiliki tingkatan. Untuk tipe mesin bensin atau gasoline yaitu; SH, SJ, SL dan yang tertinggi SM. Sebenarnya kategori ini lebih ditentukan dari teknologi mesin itu sendiri.

MA ATAU MB
MA atau MB bagian standarisasi JASO khusus motor. JASO MA diperuntukkan bagi motor yang aplikasi kopling basah. Artinya, kopling ikut terendam oli. Misalnya, di motor tipe bebek atau sport. Sedang JASO MB buat motor kopling kering. Di motor ini, kopling tak terendam atau tak dibasahi oli. Misalnya, skubek alias matic. Jika spek MB dipakai di motor yang seharusnya pakai MA, maka bisa terjadi slip kopling. Itu karena dari aditif oli yang diusung.
   
OLI SOK dan OLI GIRBOK
Dalam perannya, oli sok diharuskan punya kualitas yang bagus. Sebab fungsinya tak kalah dengan pelumas mesin. Oli sok juga bisa alami panas. Itu karena kinerja sok sendiri yang terus memompa oli hingga tercipta panas. Maka, oli sok memiliki batasan normal kekentalan hingga 5 cSt (satuan viskositas) ketika dipakai hingga suhu sentuh 100º celcius. Terkadang, ada juga bikers yang tambahkan volume oli sok agar peran sok lebih keras dari seharusnya. Misal, harusnya 50 cc dibuat 65 cc.

Ketika memiliki motor matic, pastinya butuh pelumas tambahan untuk bagian girboks. Maka itu, produsen oli berlomba buat suguhkan pelumas girboks. Pelumas ini dirancang berbeda dengan pelumas mesin. Karena pada roda gigi matik, oli harus mempunyai aditif extreme presure sehingga tahan terhadap gesekan lebih. Sedang oli mesin, tidak semua pelumas memiliki aditif seperti ini. Toh, harga pelumas ini hanya berkisar Rp 10 – 20 ribuan.

FULL SYNTHETIC
Usah bingung oleh tulisan di kemasan pelumas, karena tertera Full Synthetic. Ini adalah jenis dari oli. Proses pembuatannya, oli ini lebih sempurna. Dengan menggunakan jenis base oil (bahan dasar oli) yang terbaik, oli ini akan tahan terhadap oksidasi dan temperatur lebih baik. Ini akan memberikan performa lebih untuk pengendaranya. Dengan tak cepat menguap dan tahan oksidasi, tak jarang oli buat kebutuhan balap banyak yang aplikasi full synthetic. Tentunya, dengan tambahan aditif lagi!

JASO
Ketika melihat tulisan JASO di kemasan jangan bingung. Karena sebenarnya JASO adalah singkatan dari Japanese Automobile Standard Organization. Ini adalah suatu badan yang menstandarisasi kinerja dari kopling alias clutch. Nantinya, badan ini yang menentukan atau mengeluarkan standarisasi bagi pelumas. Apakah masuk kategori MA atau MB

SAE
SAE adalah singkatan dari Society of Automotive Engineering. Arti lain, SAE mewakili dari kekentalan pelumas yang ditawarkan. Misalnya jika di kemasan tertulis 10W-40. W, berarti Winter. Sedang 10, mewakili kekentalan oli (SAE) ketika suhu dingin sebelum mesin dihidupkan. Sedangkan 40 wakili kekentalan oli ketika engine berada di suhu yang tinggi. Makin rendah angka, pelumas makin encer.

SEMI SYNTHETIC
Semi sintetik atau Semy Synthetic artinya percampuran jenis base oil (bahan dasar oli) sehingga menjadikan pelumas itu menjadi semi sintetik. Maklum saja, harga pelumas sintetik bisa dua hingga tiga kali lipat dari pelumas biasa. Maka itu, tak sedikit produsen yang menawarkan semi sintetik sehingga harga lebih terjangkau. Bisa dikatakan kualitas oli ini sedikit lebih baik dari oli mineral.

MINERAL
Selain semi sintetik dan full sintetik, tersedia juga oli mineral. Oli ini diproduksi dengan menggunakan bahan dasar alias base oli yang mendasar. Harganya yang rendah ketimbang dua tipe pelumas yang disebut tadi. Tetapi, kekurangannya partikel tidak sejenis dan oli menjadi cepat panas. Selain itu, oli mineral mudah teroksidasi. Maka itu, pemakaian oli ini tidak bisa terlalu lama.