Showing posts with label lampu motor. Show all posts
Showing posts with label lampu motor. Show all posts

Trik Atasi Lampu Depan Motor yang Sering Mati

Belakangan ini semua motor wajib menyalakan lampu di siang hari. Itu sudah pasti lampu motor nyala terus siang dan malam. Pemilik motor mungkin sudah pernah mengalami kalau lampu depan motornya sering mati.

Lampu motor yang sering mati dalam jangka waktu yang tidak wajar itu diakibatkan oleh fitting yang sudah mulai rusak sehingga dapat mempengaruhi kinerja bohlam.

Fitting tersebut, diantara komponennya sudah ada yang mulai rusak atau meleleh sehingga bagian yang rusak atau meleleh tadi mempengaruhi ke bohlam dan bagian bohlam juga ada yang terkena lelehan dari salah satu bagian di fitting.

Kalau sudah seperti itu tidak bisa diakalin lagi, sebaiknya segera mengganti fitting tersebut dengan yang baru. Ingat kalau diganti juga usahakan yang orisinil jangan yang bajakan. Karena tetap tidak akan awet dan bohlam akan cepat putus. Beda harganya juga enggak jauh-jauh amat. 

Trik Atasi Lampu Belakang Motor yang Redup

Penyebab lampu belakang enggak terang bisa disebabkan beberapa hal. Maka untuk mendeteksinya, bisa dimulai dari bagian aki. Pasokan listrik  yang sudah gak stabil bisa bikin lampu belakang temaram. Nah solusinya, periksa tegangan aki dengan alat avometer.

Avometer dipakai untuk melihat tegangan listrik yang ada pada sumber listrik motor atau aki. Tegangan yang sesuai dan ideal yakni berkisar 12-12,3 Volt. Kalau kurang dari itu, tandanya aki harus dicharge. Dan jangan lupa bersihkan juga bagian konektornya dari kerak oksidasi.

Bagian lain, seperti kabel lampu juga bisa jadi biang kerok. Cek semua kabel yang berhubungan denga lampu belakang. Mungkin ada sambungan kabel yang bikin arus utama dari aki ke lampu belakang terganggu.

Masih remang-remang juga? Kalo gitu cek pemicu lainnya! Hal yang dimaksud adalah bagian soket-soket kabel yang mengarah ke lampu belakang. Soket yang longgar bisa bikin arus tak stabil yang akhirnya bikin lampu belakang redup 

Pastikan semua soket terpasang dengan benar dan kencang. Selain itu, mumpung soket lagi ‘dibedel’, sekalian saja bersihkan pakai cairan penetran yang banyak tersedia di pasaran.

Cek juga bagian fitting lampu belakang pada rumah bohlam. Mungkin di saat pemasangan bohlam, peranti tersebut dipasang dengan posisi yang salah. Ini biasa terjadi kalau saat pemasangan bohlam diputar salah arah.

Fitting lampu juga bisa dicek pakai avometer. Kalau berkarat, tinggal bersihkan pakai ampelas halus dan semprot cairan penetran.